Rindu itu masi sama Sesak, menyiksa hingga mengerang keras dalam sukma Segala ucapan, tatapan yang kau berikan adalah kebahagiaanku Rasa ini masih sama Menyelimuti hati, terbawa derasnya keinginan memilikimu Menggelapkan pandangan dan melumpuhkan segala persendian
Sekali, dua kali kau tampak mewarnai layar sebagai orang lain beberapa tahun ini Sadaru terlalu dalam Hatimu telah bersama yang lain Namun tawa dan kebahagiaan disetiap kehadiranmu tak pernah redup di bibir ini
Menyaksikan kebahagianmu terasa cukup bagiku Menelusuri tempak jejakmu menderaku Dan rindu ini selalu terdekap Biarlah sudut di hatiku menjadi tempat bersemayam segala rindu, rasa yang masih sama seperti dulu
28 April 2016 Teruntuk pria idamanku Ragaku Matenggo Dirgantara